Dolar AS Anjlok 9,5% di 2025, Terburuk Sejak 2017
Dolar AS Catat Kinerja Terburuk Sejak 2017
Pasar mata uang global mengalami pergeseran besar pada 2025 seiring dolar Amerika Serikat (USD) mencatat penurunan tahunan terdalam dalam delapan tahun terakhir. Berdasarkan indeks dolar, mata uang cadangan dunia ini melemah 9,5% sepanjang 2025, menjadi performa terburuk sejak 2017.
Pelemahan ini terjadi di tengah kombinasi faktor ekonomi, moneter, dan politik yang terus menekan daya tarik dolar di mata investor global.
📉 Penyebab Utama Pelemahan Dolar AS
Beberapa faktor utama yang mendorong penurunan dolar antara lain:
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve
- Kekhawatiran fiskal Amerika Serikat, termasuk defisit anggaran
- Tekanan politik dari pemerintahan Donald Trump, yang menimbulkan ketidakpastian kebijakan ekonomi
Para pelaku pasar menilai arah kebijakan moneter AS cenderung lebih longgar ke depan, sehingga mengurangi daya tarik aset berdenominasi dolar.
💶 Euro dan Pound Cetak Kinerja Terbaik dalam 8 Tahun
Sementara dolar melemah, mata uang utama lainnya justru mencatat penguatan signifikan:
- Euro melonjak 13,5%, menjadi kinerja tahunan terbaik dalam delapan tahun
- Pound sterling menguat 7,6%, juga mencatat kenaikan tahunan terkuat sejak 2017
Penguatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Eropa dan Inggris dibandingkan AS.
🌏 Yuan Menguat, Yen Jadi Pengecualian
Di Asia, yuan China berhasil menembus level psikologis 7 yuan per dolar, mencatat kenaikan sekitar 4% sepanjang 2025. Penguatan ini menandakan stabilitas relatif ekonomi China di tengah tekanan global.
Namun, yen Jepang menjadi pengecualian. Meski Bank of Japan telah menaikkan suku bunga dua kali sepanjang tahun, yen tetap bergerak relatif datar dan gagal mencatat penguatan berarti terhadap dolar.
🔮 Proyeksi 2026: Dolar Masih Tertekan
Strategi dari Goldman Sachs memperkirakan pelemahan dolar belum berakhir. Menurut mereka, dolar AS berpotensi terus melemah pada 2026, didorong oleh:
- Pertumbuhan ekonomi global yang solid
- Pemangkasan suku bunga The Fed yang sudah mulai dipricing oleh pasar
- Pergeseran aliran modal ke aset dan mata uang non-dolar
📌 Kesimpulan
Tahun 2025 menjadi periode sulit bagi dolar AS, dengan penurunan terdalam sejak 2017. Di saat yang sama, euro, pound, dan yuan justru mencuri perhatian sebagai pemenang utama di pasar valuta asing.
➡️ Pelemahan dolar AS 2025 menegaskan perubahan besar dalam dinamika pasar mata uang global dan membuka peluang diversifikasi bagi investor internasional.
❓ FAQ
Berapa penurunan dolar AS pada 2025?
Dolar AS turun sekitar 9,5% sepanjang 2025.
Mata uang apa yang paling menguat terhadap dolar?
Euro (+13,5%) dan pound sterling (+7,6%).
Apa penyebab utama melemahnya dolar AS?
Ekspektasi pemangkasan suku bunga, kekhawatiran fiskal, dan ketidakpastian politik.
Bagaimana prospek dolar pada 2026?
Analis memperkirakan dolar masih berpotensi melemah seiring perubahan kebijakan moneter global.
